Rabu, 22 Juni 2011

Pelaksanaan Pendaftaran Tanah di Indonesia

 Hak Atas Tanah    :
Pengertian        
Hak           :    Kekuasaan melakukan sesuatu karena ditentukan oleh aturan
                      (UU), sifatmengikat tapi dibatasi.
Kewajiban :  Sesuatu yang wajib diamalkan/ dijalankan atas perintah aturan (UU),           
                      sifat mengikat dan wajib.
Norma       :   Sesuatu yang dijadikan dasar /arah, sifat pengarah dan pembatas.
Masalah kepastian hukum
·         Jaminan kepastian hukum dapat terwujud & penyelenggaran Pendaftran Tanah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan di perundang-undangan.
·         Kegiatan tersebut :
1.      Bidang teknis geodetis : pengukuran & pemetaan dengan hasil peta-peta  kadaster.  Masalahnya :
                       - Tidak ada   :  TDT, Peta Dasar Pendaftaran
                       - Pembuatan Gambar Ukur tidak cermat & penyimpanan tidak tertib
2.      Bidang Yuridis :  pengumpulan, inventarisasi dan pengolahan data, masalahnya :
-          peraturan yang mengatur hubungan hukum belum lengkap
-          panitia (juru ukur) tidak cermat/ lambat
-          tidak ada / kurang lengkap bukti pemilikan
-          tidak tertib penyimapanan arsip / dokumen
3.      Bidang administrasi, pembukuan data& yuridis dalam DU / lain, masalahnya :
-          penggunaan & pengisian form (DI) dll.
·         Arti Pendaftaran
-          mencatat bidang tanah
-          kepastian hukum serta pendaftaran hak ( termasuk peralihan)
·         Fungsi Pendaftaran
a.  Karstitutif         : menimbulkan keadaan Hukum baru (Lahir Hak): T.N , H.T
b.  deklaratif          : menegaskan / menguatkan / memperluas telah terjadi suatu
                                peristiwa, perbuatan hukum.
Masalah tanah yang belum terdaftar :
1. Status       :  Tanah Negara, Tanah Hak
2. Subyek     :  Salah satu pemilik
3. Obyek      :  Batas, Letak kontradiktur
4. Bukti penguasaan / penggarapan
  • Dasar Hukum
    1. UUD`45 PS 33 (3) : hak menguasai negara
    2. TAP MPR : pembaharuan agraria
    3. KEPRES 7/79   : Catur Tertib Pendaftaran
    4. PERPRES 10/2006  : kelembagaan
    5. PERPRES  1/2006  : SPOPP (Standar Prosedur Operasioanal Pelayanan
                                        Pertanahan)
    1. UUPA
    -    Pasal 19  : kewajiban Pemerintah mendaftar diseluruh wilayah Indonesia
    -    Pasal 23,32,38 :  kewajiban bagi pemilik
    1. PP 10/61 jo 24/97 : Pendaftaran Tanah
    2. PMNA/ KBPN 3/97
    • Peraturan perundang-undangan yang terkait :
          1.   Rusun         :  UU 16/85 jo PP 4/88
    1. Hak Tanah  :  UU 4/96
    2. BPHTB      :  UU 21/97 jo 20/00 ; PP 22/97 jo PP 46/02
    3. PP 28/77     : Perwakafan   
    Pengertian Kepastian Hukum 
    Subyek         :   Orang / Badan Hukum
    Obyek          :  Batas , Luas, Letak (letak relatif tanah dengan titik tetap dan   menurut pembagian wilayah adminstrasi)
    Hak              :  Hak Atas Tanah, HMSRS, Wakaf, Hak Tanah dll,
    Per UU         :  UUPA, PP 10/61 jo PP 24/97
    • JENIS PELAYANAN
    1.      Pendaftaran Tanah :
    a.       pengukuran & pemetaan : sporadik, pengambilan batas, pembuatan peta situasi
    b.      pendaftaran   :  pendaftaran bidang tanah
    c.       informasi pertanahan
    bebas biaya Pendaftaran Tanah pertama kali (Pasal 21 ayat 1) :
    -          Badan Keagamaan
    -          Badan Sosial
    -          Masyarakat Miskin (tidak mampu)
    2.      Pemeriksaan Tanah : Panitia A, Panitia B, Tim Peneliti Tanah, Pembuatan Laporan Konstatasi (perpanjangan / pembaharuan Hak),
          faktor : Lokasi (desa/kota)
    • Sertifikat Hak Atas Tanah
    -          Salinan Buku Tanah & Surat Ukur yang diberi sampul dijahit bersamaan
          merupakan satu kesatuan
    -          Tanda Bukti Hak Atas Tanah & HMSRS
    -          Alat bukti yang kuat

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar